SOKOGURU - Bek Persib Bandung, Patricio Matricardi menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras selama masa pemusatan latihan di Thailand, selama 10 hari.
Namun, pesepakbola berdarah Argentina-Italia tersebut mengakui, jika program pemusatan latihan Persib dari tanggal 17-27 Juli 2025 ini akan berjalan berat.
Selama masa pemusatan latihan, para pemain akan melahap program latihan padat, termasuk meningkatkan kualitas fisik, teknis dan pemantapan strategi.
Seluruh program tersebut, dirancang untuk memastikan kesiapan penampilan Maung Bandung di Liga Super Indonesia, dan AFC Champions League Two 2025/2026.
"Kami akan menjalani banyak sesi latihan. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi kami membutuhkannya agar bisa memulai liga dengan baik sejak pertandingan pertama melawan Semen Padang," kata Matricardi, seperti dikutip dari laman Persib, Jumat (18/7).
Sebagai satu di antara pemain baru Persib, ia menyikapi dengan positif program tersebut. Matricardi bahkan merasa masih butuh waktu untuk mengenal setiap pemain Persib.
"Ini waktu yang sangat baik untuk kami semua menghabiskan lebih banyak waktu untuk bisa bersama-sama," ujarnya.
"Saya sangat siap menjalani pemusatan latihan ini, dan akan fokus juga berusaha memberikan yang terbaik di setiap kesempatan," tambahnya.
Baca Juga:
Manfaat Pemusatan Latihan Persib
Sementara itu penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam menyebut, program ini sangat baik untuk persiapan menghadapi kompetisi musim 2025/2026 mendatang.
Pengalaman pertama menjalani pemusatan latihan di luar negeri bersama Persib juga dinilainya menjadi tambahan energi baginya.
"Menurut saya, tentu ini sangat bagus untuk tim. Kami punya kesempatan untuk persiapan yang baik. Selain itu, kami juga kesempatan membangun chemistry sesama pemain selama berada di sini," ujar Teja.
Digembleng selama 10 hari di Negeri Gajah Putih, menurut Teja bisa berdampak baik untuk tim yang akan berlaga di ajang AFC Champions League Two.
Baca Juga:
"Kami harus menjalani persiapan ekstra, karena musim depan akan berjalan sangat berat. Ingat, kami akan berkompetisi di Asia, dan program ini bisa mengukur suasana di kompetisi Asia nanti," katanya.(*)